E.M.K.A

May 18th, 2007 by akutidaktakutsakit

dan terjadilah sudah,
sebuah peperangan,
dalam ke-invisble-an individu,
namun gelombang permusuhan itu kental terasa,
begitu menusuk,
tatap menghujam,
senyum sinis terkembang,
lalu cibir dikelebat bayang,

hei kamu,
yang terduduk,
mencuri sebentuk hati,
lalu menjadikanku sendiri,

maaf,
aku benci,
untuk mengakui,
aku menghadang selaksa menantang mentari!!!

::: untuk lelaki diantara dua wanita dewasa :::

May 16th, 2007 by akutidaktakutsakit

seandainya saja,
dia mau mengendapkan,
menolong tanpa diawali dengan permohonan,
mengurangi sedikit saja ego dikepala,
mematikan amarahnya,

tidak untuk mengajarimu,
bukan menjadikanmu tahu,
hanya kembali mengingatkanmu,

bila selama ini ,
kasih pada sesamamu,
meneguhkanmu,

kini saatnya,
kala beban terberatmu,
beradu dengan kubu berlawanan,
menghimpitmu,
lalu menghujammu,

hanya dengan bertahan,
mereduksi pikir liarmu,
dan menunjukkan..
bahwa kamu mampu berdiri,
dalam goyah juga sakitmu,
untuk memberi,
melayani,

jangan pernah merasa dikebiri,
karena tidak ada yang mengebirimu…

::: ketika kantor libur, dan aku teringat tentangmu :::

turunkan bendera perang itu…

May 8th, 2007 by akutidaktakutsakit

ajining raga amargo saka endahing busana…
ajining dhiri saka obahing lathi..

kanthi asoring manah,
abdi dalem kawulo ngaturken panyuwunan,
dumateng panjenegan ingkang sampun paring tatu ing manah kawulo lan poro rencang sedoyo,
katur pangandiko ingkang mboten sae leres lan pantes,
tulung…
gendero ingkang sampun ngadek jumejer dipunandapaken..
bilih panjenengan mboten kerso,
nyuwun agenging pangapunten,
kawulo bade tedhak pados kawicaksanan.

::: Gusti mboten sare…Gusti paring piwales tumrap umatipun ingkang supe :::

Manusia JALANG!!

May 8th, 2007 by akutidaktakutsakit

ternyata dirimu sama saja,
dengan berjuta orang diluar sana,
yang mengakukan diri penuh luka,
mengiba,
lalu meminta sokongan….

nyinyir kamu bicara,
menjual cinta,
mengumbar pelukan dan cium mesra,
lontarkan berderet kata penuh rayuan,

hei manusia JALANG…

kamu lebih hina dari mereka,
yang menjajakan diri di tepi jalan,

kamu yang bersilat lidah,
memutar nyata,
membalik pikir,
menginjakkku,
dan ludahiku…

Ingat..
aku akan selalu menantang sorot matamu,
mengadu hatiku,
aku akan tunjukkan.
aku TIDAK sehina itu..

hei manusia jalang…
kasihilah dirimu,
untuk kesepianmu,
kesendirianmu tak berujung,
juga hampamu…

menguaplah dan jadilah tiada..
karena kamu terlalu busuk dan liar..

pergilah ke alam bebasmu dan jangan pernah kembali,
karena kamu adalah Tuhan untuk dirimu sendiri…

tangisilah tegarmu,
bersoraklah dalam rapuhmu..

karena kamu hanya manusia Jalang dengan PALSUmu!!!

::: untuk seorang manusia yang mengaku kakakku lalu menusukku dari belakang..GO FUCK WITH YOUR LIFE!!!:::

percakapan yang melelahkan

May 3rd, 2007 by akutidaktakutsakit

akhirnya berakhir sudah,
percakapan panjang nan melelahkan,
mengurai air mata juga logika,
bijak itu telah menyingkir,
bersisa hati yang terluka,
bukan satu namun dua,
aku dan dia diujung sana,

maafkan…
bila tiada memperjuangkanmu,
atau,
melindungimu dari sasaran tembak itu!
dalam pikirmu,

yang pasti..
dari dulu aku selalu mendoakan yang terbaik selalu terjadi atas dirimu,

karena hanya dengan cara itu, aku menyayangimu…

::: lanjutkan hidupmu :::

di ujung beranda sore tadi..

April 27th, 2007 by akutidaktakutsakit

tatap matanya tak lagi berbinar,
hanya sendu,
dan kelu suaramu,

kemarahan yang membuncah,
kesabaran kian terkikis,
lalu perih makin menganga…

bukan perkara lebar demi lembar rupiah,
bukan pula sebuah posisi yang hakiki,
sebuah kerendahan hati,
juga kesabaran untuk menyapa,
kebesaran hati bagi nestapa mereka,
senyum tulus tersunggingkan…

dia,
sosok tegar itu,
sedang murka,

dia,
bayangnya mulai berayun menjauh,

dia,
dan hanya dia saja,
renungkan kepergiannya,
menata kembali mimpinya,

::: untuk dia saja :::

sandarkan sejenak

April 9th, 2007 by akutidaktakutsakit

berikan ruang,
sandarkan kepalamu,
luruhkan lelahmu,
pikirmu lepaskan,

dan jadikan hidupmu lebih bahagia,

untuk sehatmu,
karna sapamu dinantikan,
oleh mereka yang gantungkan harap..

::: untuk dia yang kemarin kutemani ke dokter :::

saya bukan pecundang, saya hanya memilih patah hati

April 3rd, 2007 by akutidaktakutsakit

saya merasakan kesepian sangat,
saya lirih berujar,
saya merindukannya,

saya menjadi tidak berkuasa akan diri saya,
saya terhimpit,
dan hari-hari belakangan ini,
saya disudutkan kenyataan,

saya bahagia ketika bersamanya,
saya menjadi manusia yang utuh dan merasa,

namun,
saya menjadi egois,
saya meninggalkan kehidupan saya yang biasanya,
saya terlupa akan teman,
saya ingin memiliki yang bukan milik saya,
saya bersimpuh dalam pelukan hangat,
saya terluka bila tak menatapnya,
saya dimanjakan oleh senyum indahnya,
saya terpenjara dalam mimpi untuk menemaninya,
saya bersalah untuk itu..

saya sudah berjuang untuk cinta yang saya yakini,
untuk memahami dirinya,
dengan setiap keterbatasan saya,
maaf,
saya terlalu bodoh,
saya membuatmu sesak,
saya juga terdesak,

dan hari ini saya memilih untuk patah hati.

saya menyayangimu kemarin, hari ini, esok dan lusa nanti…
sungguh,
hanya saya tahu, kamu bukan untukku,
kamu terlalu sempurna,
untuk sosok hina,
seperti saya,
maaf,
saya menyimpan dengan rapi cinta saya untukmu,
kini dan kelak.

::: terima kasih aku boleh mengenalmu :::

jam 11 malam lalu

March 29th, 2007 by akutidaktakutsakit

tetes airmata itu,
desah nafas,
juga detak jantung yang berguncang,

iringi setiap tutur,
dari mulutku yang terkatub,
seakan ingin berontak,
"…ingat, sekali bom itu kau buka picunya..tunggu waktu berdetak..lalu tiba-tiba sang kala akan terbujur dan membiarkannya berexplosi.."

namun aku harus bicara,
bukan untuk membuatnya tahu,
setidaknya menjadikanku bukan seorang pecundang,

saya hanyalah seorang anak manusia,
yang berucap syukur,
dikarenakan persetubuhannya denganmu,

kamu yang menjadikanku utuh dan merasa.

::: untuk dirinya yang begitu indah :::

buavita&chacha

March 18th, 2007 by akutidaktakutsakit

kukerutkan dahi,
melihat tas centro merah tergeletak di meja kerja,
ada kejutan apa lagi ini?

saat badan ini tak kuasa menahan rapuh,
ketika nafas ini menjadi begitu berharga,
bila jiwa ini ingin disapa,

dia datang dengan berjuta harap dan cinta,
memberikan tatap yang menyejukkan,
sunggingkan senyum mendamaikan,

menemaniku di deretan kursi memanjang,
di lorong rumah sakit yang menjemukan,

dia yang bersetia,

dia yang begitu indah,
sabar,
bijak,
kasih,
mungil,
dan begitu tegar,

dia yang menjadikanku utuh dan merasa.

sebuah pesan tertempel di kardusnya,
harus kuhabiskan setidaknya separuhnya…

so sweet huni..

::aku ingin menemanimu dalam setiap tarikan nafasku..dulu,kini,esok,dan kelak::