Yakobus Indra

Masih terkenang,
akan sebuah deret kata,
yang terkirim lewat ponsel butut itu,

Kamu hilang,
semenjak kemarin sore,
diantara samudera luas,
didera ombak besar,
kamu terlepas dari ikatanmu,

aku masih mengenangkanmu,
hari ini,
sabtu pagi,
ketika kamu mengabarkan untuk segera pulang,
ingin menemuiku,
lalu berjanji untuk ke gereja bersama,
esok hari,
pukul enam petang,

aku masih menunggumu,
disini,
di deretan kursi panjang,
di hadapan Altar,
tempat kita bisa memohon pada Dia,

Seperti saat ini,
ketika aq berujar pada Dia,
untuk damaimu,

Cobalah bertahan,
dalam gelap dan dinginnya hujan,
diantara terang juga terik sang surya,

imu..punk!!

::: untuk lelaki yang sangat aku cintai :::

Leave a Reply