Archive for March, 2007

jam 11 malam lalu

Thursday, March 29th, 2007

tetes airmata itu,
desah nafas,
juga detak jantung yang berguncang,

iringi setiap tutur,
dari mulutku yang terkatub,
seakan ingin berontak,
"…ingat, sekali bom itu kau buka picunya..tunggu waktu berdetak..lalu tiba-tiba sang kala akan terbujur dan membiarkannya berexplosi.."

namun aku harus bicara,
bukan untuk membuatnya tahu,
setidaknya menjadikanku bukan seorang pecundang,

saya hanyalah seorang anak manusia,
yang berucap syukur,
dikarenakan persetubuhannya denganmu,

kamu yang menjadikanku utuh dan merasa.

::: untuk dirinya yang begitu indah :::

buavita&chacha

Sunday, March 18th, 2007

kukerutkan dahi,
melihat tas centro merah tergeletak di meja kerja,
ada kejutan apa lagi ini?

saat badan ini tak kuasa menahan rapuh,
ketika nafas ini menjadi begitu berharga,
bila jiwa ini ingin disapa,

dia datang dengan berjuta harap dan cinta,
memberikan tatap yang menyejukkan,
sunggingkan senyum mendamaikan,

menemaniku di deretan kursi memanjang,
di lorong rumah sakit yang menjemukan,

dia yang bersetia,

dia yang begitu indah,
sabar,
bijak,
kasih,
mungil,
dan begitu tegar,

dia yang menjadikanku utuh dan merasa.

sebuah pesan tertempel di kardusnya,
harus kuhabiskan setidaknya separuhnya…

so sweet huni..

::aku ingin menemanimu dalam setiap tarikan nafasku..dulu,kini,esok,dan kelak::